Minggu, 03 Januari 2010

Polder Tawang - Situs Indah yang Terabaikan



Apa aja sih landmark kota Semarang? Tugumuda, Lawang Sewu, Gereja Blenduk, Polder Tawang, dan masih banyak lagi. tapi sayangnya masih banyak landmark menarik kota ini yang belum tertata dan terawat. Masalah terbesarnya, lagi lagi sampah. Beberapa hari yang lalu aku sempat main ke Polder Tawang, sebuah tempat yang ditujukan sebagai penampung air rob dan ruang terbuka untuk rekreasi. Sudah lama sebenarnya polder ini dibangun, tapi baru kali itu aku berkunjung, alasannya? malas karena bau tidak sedap yang sangat menyengat!

Kolam besar penampung rob (air laut pasang) yang berada di depan stasiun Tawang Semarang ini dikelola oleh beberapa dinas pemerintahan kota Semarang. dinas pariwisata kota Semarang http://semarang.go.id/cms/pemerintahan/dinas/pariwisata/kota_lama/polder.html

"Menurut fungsinya Polder Tawang merupakan suatu sistem untuk memproteksi air limpahan dari luar kawasan dam mengendalikan muka air di dalam Kota Lama. Komponen sistem polder ini terdiri dari : tanggul, pintu air, saluran, kolektor, pompa air dan kolam retensi."


selain itu, dinas pariwisata juga memanfaatkan Polder ini sebagai area wisata. pada awal pembangunannya, ada ebebrapa wahana di Polder Tawang, seperti Bebek kayuh dan city walk, tapi ketidak seriusan pemerintah dalam mengelolanya menjadikan polder tawang tampil menjijikkan dnegan air kotor dan sampah yang mengapung serta aroma tidak sedap yang menjadi salah satu ciri khas landmark kota Semarang ini.

Sebuah aset yang disia siakan, padahal sebenarnya banyak daya tarik POlder yang berada di dekat Kota Lama ini.....

14 komentar:

el afiq ahmad mengatakan...

Sungguh sangat disayangkan ya.
*meh tak apa'ke yo bingung dewe* :D

didut mengatakan...

BTW bagus nih kalo masuk blog loenpia :)

maslie mengatakan...

Iya tuh, cocok di masukin di Blognya loenpia.net

Kang Supri mengatakan...

aku dukung sampeyan, tulisannya bagus neh, boleh share tulisanku ya, Gambang Semarang Belajar Merangkak, makasih, selamat tahun baru, sukses buat anda.

Gendon mengatakan...

ihirrr, dipuji2 para tetua! huehehehehe

Nurul Latifatun Nisa mengatakan...

seb lah.. asal g salurannya dbenerinlagi.. hhe... ^^

sayaadalahasteria mengatakan...

padal ini kalo dibenahin dikit lagi ajaa, udah bisa jd tujuan wisata selain lawang sewu, gereja Blenduk, dsb..
sangat disayangkan sekali..

Gendon mengatakan...

@bacol n lala:
heeh, pas aku poto2 disitu sumpah keren banget, tapi terganggu aroma yang bikin mual (mana ada yang ngapung2 gitu.....)

akbar omacless mengatakan...

orang semarang yang cinta semarang, hehe

owl mengatakan...

good pict...
oia, disana kan banjir jadi kurang berkembang gitu...
jdi males ke sananya...

abib mengatakan...

pemerintah telah lama mencanangkan program baru selain polder tawang, yaitu wadu jatibarang yang rencananya akandibangun di dekat goakreo, gunungpati. Setiap adaproyek baru, selalu ada kendala yang menyertainya. Kali ini adalah tentang pembebasanlahan dan ganti rugi bagitanah warga dengan harga yang sesuai.

maulidya nosita mengatakan...

wah all about semarang ya lang?
ckckck..
bagus2
coba pak walikota tahu ya???

gendon mengatakan...

@ akbar: yo mwesthii
@ owl&abib: heeh, coba lebih serius pemerintah
@ nosi: nggak, ttentang semuanya, tapi ndilalah belum sempet kemana2 aku. hehehe

Anonim mengatakan...

polder tawang kayaknya bukan satu-satunya ya... andai semua orang menuntut perbaikan kayak kamu dan berani menyuarakan pastinya pemerintah mau memperbaiki ya.. as usual, pemerintah kan terbiasa merespon, bukan berinisiatif...

Poskan Komentar